Ada Apa Dengan Rangga?
Tulisan ini bersifat curhatan pribadi, dan mengandung spoiler. Kalau ada yang belum nonton AADC 2 dan nggak mau spoiler, harap hati-hati saat membaca. Hehehhe.... Awalnya saya berniat memposting tulisan ini dengan judul ‘Menghujat Rangga’, tapi nggak jadi karna setelah saya fikir ulang, saya nggak punya hak juga untuk menghakimi Rangga seekstrim itu. Lantas kenapa saya harus marah pada rangga atau lebih tepatnya bertanya dengan ekspresi kesal “Ada Apa Dengan Rangga?” Mungkin saya bukan orang yang menonton AADC 1 di bioskop dan merasakan euphoria cintanya Cinta dan Rangga yang menggebu-gebu saat itu. Saya menonton AADC bertahun kemudian dan hanya menikmati chemistry mereka lewat layar televisi di salah satu stasiun TV swasta. Namun itu sudah cukup, cukup membuat saya kepengin punya pacar seperti Rangga *Eaaakk….* AADC sebenarnya punya formula kisah cinta remaja yang biasa-biasa aja, konsep ceritanya nggak terlalu nyeleneh tapi saya harus mengakui bahwa chemistr...