Posts

Investigasi Dana Bansos ala Persma Kreatif Unimed.

Image
lokasi simulasi, lumayan cakep kan?  Judulnya provokatif kan?  Ha ha ha.. sebenarnya yang ingin saya tulis adalah proses simulasi pengusutan kasus pembakaran gudang yang berisi data-data bansos kepala desa. Namanya juga simulasi, artinya kondisi ini diciptakan  untuk menilai kecakapan calon jurnalis dalam melakukan investigasi. Program ini digagas oleh pers mahasiswa kreatif unimed dalam rangkaian tes  yang disebut orientasi alam. Tes ini akan mengukur, loyalitas, kemampuan wawancara, menulis berita dan ketahanan mental calon kru untuk menjadi jurnalis. Acara diadakan di bumi perkemahan sibolangit pada malam hari.  Simulasi diawali oleh pembakaran sebuah media peraga yang diibaratkan sebagai  gudang penyimpanan arsip mengenai dana bansos kepala desa. Lalu dua orang security  dinyatanya sebagai korban karna berusaha memamkan api dan menyelamatkan isi gudang.  Seorang hansip luka bakar berat dan menderita banyak ...

Mi Wak Kejam - Sensasi Rawit Yang Membakar Lidah

Image
tampilan sederhana tapi mengintimidasi Sebenarnya warung mi ini tidak bernama karna lokasinya hanya di halaman rumah  di daerah jalan durung, tidak terlalu jauh dari universitas negeri medan. Sedangkan penjualnya adalah sepasang opung yang sudah lumayan berumur. Mi wak kejam adalah panggilan yang dibuat sendiri oleh kru kreatif yang kebetulan  kawan-kawan saya yang memang suka nongkrong di tempat ini. Alasannya sederhana, rasanya sangat pedas dan proses pembuatannya juga lama, lumayan kejam untuk peret-perut yang sedang kelaparan kan? Pembuatnya opung- opung yang sangat telaten, maka rawit beserta bawang dan teman-temannya diiris dengan sangat perlahan, itulah penyebab utama waktu penyajian jadi sangat lama. Kali pertama saya datang, sudah ada tujuh pesanan yang menunggu. Jadilah saya harus sangat sabar karna harus menunggu. Karna kuali si opung hanya sanggup menampung 7 porsi sekali masak. Ya benar, seandainya ada dua atau tiga pengunjung yang ...

Travelling Nekat Menuju Tapak Tuan - Aceh Singkil

Image
    Oke. Ini salah satu perjalanan gila yang pernah saya lakukan bersama admin perempuan november  beberapa masa yang lalu. Bagaimana tidak gila, Diah (nama si admin itu) menghubungi saya jam satu siang dan ngajakin buat ngetrip bareng ke tapak tuan yang lokasinya udah beda provinsi dari tempat kami tinggal.  Dan lebih gilanya, saya mau-mau aja, padahal ada scedule ngisi materi penulisan di tempat x. Jadilah saya meng cancle jadwal dan balik ke kos,  langsung packing dan merapat ke tempat janjian yang udah ditentuin. Di tempat itu, saya baru sadar kalau kami akan berangkat berenam dengan mobil salah satu peserta trip. Jam empat tepat kami bergerak dari Medan menuju Aceh menggunakan jalur darat. Dan lagi-lagi, untuk  ke sekian kalinya, peserta trip tidak ada yang yakin dengan pasti jalur yang harus di tempuh. Karna sore adalah waktu yang tepat untuk macat, kami baru tiba di Brastagi pukul stengah 8 malam.  Makan malam se...

Danau Toba, Rumah untuk Berbagi Rasa

Image
    Mungkin, sudah tak terhitung banyaknya, kawan-kawan yang menulis review perjalanan mereka ke objek wisata terkenal, Danau Toba. Tapi saya tetap akan menulis menurut persepsi saya :)   Jarak antara Medan dan Danau Toba tidak terlalu jauh, tapi bukan perjalanan yang singkat juga.  Sekitar 4-5 jam jika mengendarai mobil atau bus. Tapi pemandangan yang akan kita nikmati benar-benar bisa membayar semua kelelahan di perjalanan. Saya rasa, tidak perlu saya menjelaskan panjang lebar tentang danau vulkanik  terbesar ke dua di dunia milik Sumatera Utara ini. Perpaduan antara birunya air berbatasan dengan langit yang maha luas dipadukan dengan hutan yang memagarinya, sempurna. Segala penat hilang, segala kegamangan dituntaskan.  Alam yang tenang benar-benar rumah bagi semua orang yang butuh menyembuhkan jiwa.   Bukan hanya itu, saya sebenarnya juga sangat tertarik mengulik tentang budaya yang menyelimuti  Dan...

Menikmati Pesona Belerang di Kawah Putih Tinggi Raja

Image
Daerah wisata Sumatera Utara yang umumnya dikenal masyarakat luas tentu saja Danau Toba,  Brastagi, dan Bukit Lawang. Tapi sebenarnya masih banyak tempat menarik yang bisa dieksplorasi oleh wisatawan. Salah satunya Kawah Putih Tinggi Raja di Simalungun.  Perjalanan saya ke Tinggi Raja sebenarnya sudah lama sekali, tapi selalu lupa untuk menuliskannya. Setelah membongkar folder foto perjalanan dan menemukan dokumentasi Kawah Putih itu, saya kembali tergerak untuk menuliskan pengalaman perjalanan itu. Awalnya saya diajak oleh sekelompok teman, kami memulai touring pada pukul 11 malam dan berencana untuk melakukan perjalanan yang santai saja dan tidak terburu-buru. Namun sanking santainya, beberapa kali kami tersesat dan harus mengambil jalan memutar.   Pada kenyataanya, tidak seorangpun dalam rombongan pernah datang ke kawah putih. Dengan kata lain, google map menjadi satu-satunya acuan dalam kesuksesan trip kali ini. Untunglah, setelah be...

PAMERAN BUAH SUMATERA UTARA?

Image
Siapa diantara kawan-kawan blogger yang enggak suka buah?  Saya rasa, hampir semua orang menyukai buah, tentu saja karena manfaat yang terkandung didalamnya dapat menyehatkan tubuh kita. Itu sebabnya, saat seorang teman menginformasikan tentang pameran buah yang diadakan di wisma benteng dua hari yang lalu, saya sangat exited untuk ikutan. Karena pameran ini bertajuk pameran buah sumatera utara , saya lantas memiliki ekspektasi yang sangat tinggi. Saya berharap dapat menemukan beragam varian buah unik yang menjadi ciri khas provinsi sumatera utara. Selain  itu saya juga berharap dapat menikmati olahan unik dan menarik yang terbuat dari buah-buahanan segar. Namun, saya mulai mengendus keanehan saat tiba di pelataran depan Wisma Benteng. Tenda teratak besar yang terpasang di area samping tampak wajar-wajar saja. Tenda besar itu menaungi sejumlah stand kuliner yang menawarkan beragam jenis makanan khas medan, diantaranya mie tek tek, pempek, sate, dan mie rebus. ...

KETIKA HEWAN TERNAK MASUK MALL

Image
Di Zaman yang serba Android dan gadget canggih, mungkin enggak kalau anak-anak SD hanya pernah melihat kuda, sapi dan biri-biri hanya melalui layar televisi, layar ponsel dan lembaran buku? Kalau ngobrol sama teman sebaya yang lahir di tahun 80an atau 90an, kita masih sering bertukar cerita tentang seru dan seramnya berkendara di atas punggung kerbau, berenang melawan arus sungai hingga kaki tergores batu licin, atau sekedar mengejar-ngejar ayam di pekarangan belakang rumah. Tapi sekarang udah beda, anak-anak udah pada melek tekhnologi (katanya :D), bocah-bocah kecil itu bahkan lebih jago mengoperasikan ponsel cerdas dibandingkan orang tua mereka.  Ini pengalaman pribadi orang tua saya. Meski ponsel sudah bertransformasi berjuta-juta kali dan mengalami evolusi yang lebih absurd dibandingkan evolusi manusia, tapi emak dan bapak saya masih setia dengan ponsel merk n***a yang layarnya masih kuning dan keypadnya masih berbahan karet. Alasannya sederhana, mereka hanya but...